STT Pelalawan Terpilih Untuk Mengikuti BYTe 2018.

Pangkalan Kerinci - Menjadi suatu kebanggaan bagi Kabupaten Pelalawan Propinsi Riau dimana kampus kebanggaan  negeri yang bemoto tuah negeri seiya sekata ini Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan ( STT Pelalawan ) dua orang mahasiswanya yakni Rahmat Joko Prasetio dan Afrizal terpilih dari 30 finalis lainnya yang akan mengikuti Program Bootcamp For Young Technopreneur ( BYTe ) 2018 di kota Batam Kepulauan Riau. Hal demikian di benarkan oleh Wakil Ketua Sekolah Tinggi Pelalawan Salmiyati,M.Pd,Ph.D melalui sambungan seluler dengan diskominfo.pelalawankab.go.id di Pangkalan Kerinci.Senin (22/10).

Salmiyati mengatakan dua orang mahasiswa dari Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan yakni Rahmat Joko Prasetio dan Afrizal terpilih sebagai peserta Program Bootcamp For Young Technopreneur ( BYTe ) 2018. 

Ia menambahkan bahwa Bootcamp For Young Technopreneur adalah kegiatan yang dibuat oleh Lembaga Sociopreneur Indonesia atau sociopreneurID  yang bekerja sama dengan Ristekdikti  berguna untuk melatih jiwa generasi muda agar lebih kreatif , inovatif dan solutif dalam memecahkan masalah yang timbul di masyarakat. Adapun tema dari pelaksanaan BYTe tahun 2018 ini adalah  Sustainable Tourism dimana nantinya peserta akan melihat langsung fenomena turisme di lapangan dan mereka akan memberikan solusi yang tepat sasaran berdasarkan hasil obeservasinya. Peserta akan di latih selama 4 (empat ) hari 3 (tiga ) malam dari tanggal 30 Oktober s.d 02 November 2018 di Desa Sembulang Batam Kepualauan Riau.

Terpilihnya mahasiswa STT Pelalawan tersebut merupakan kebanggan dan prestasi bagi mahasiswa STT Pelalawan sendiri karena bisa berdiri sejajar dengan peserta lainnya dari Perguruan Tinggi Dalam dan Luar Negeri,dimana usia yang masih muda di tahun ke tiga  2016 berdirinya Kampus STT Pelalawan yang baru saja di resmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani di awal Maret 2018 ini.

"Mahasiswa kita yakni Rahmat Joko Prasetio dan Afrizal terpilih dua diantara 30 peserta lainnya yang  berasal dari Perguruan Tinggi seperti Universitas Diponegoro,Brawijaya,Gajah Mada,Utara Malaysia dan Universitas unggulan lainnya. Salmiyati yang juga berprofesi sebagai dosen di kampus STT Pelalawan ini terakhir mengatakan prestasi itu perlu bukti dan  ini telah terbukti dari prestasi yang di raih oleh mahasiswa dari  STT Pelawan.Mereka adalah generasi emas pelalawan yang tercermin dari mahasiswa STT Pelalawan sebagai generasi penggerak pembaharuan di era milenial ini. (rls/ryan)

Tweet Share Share
BERITA TERKAIT